Minggu, 15 Agustus 2010

Independence Day of RI

Dirgahayu RI ke-65....Jayalah Negeriku...

Rakyat Indonesia pada Dirgahayu ke -50 sangat berharap akan Indonesia yang lebih makmur, sejahtera....

Benar, bahkan pada Dirgahayu RI ke-65 ini bahwa apa yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar dan 3 Pilar lainnya dapat disimpulkan MASIH jauh dari harapan para pendiri Bangsa ini.

Tugas mulia diamanatkan dipundak para aparatur dan masyarakat Indonesia pada umumnya...
Tapi,,,Indonesia-ku masih begini saja...Ada Apa Denganmu.....

Sudah merasa Merdeka?
Merdeka yang bagaimana?

Contoh sederhana saja....
sila ke 2 sudahkah terlaksana?
Saya berpendapat "Belum",

Sila ke 3 ttg persatuan Indonesia? Sudah belum???
Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa?
Bahasa yang mana?

sejak nongkrong di bangku sekolahan bahkan ke jenjang Perguruan Tinggi...semua ini laksana dendang usang yang hanya diwajibkan...maklum tuntutan dan disain kurikulum pendidikan kita masih sifatnya Otoriter...

Lupa ya...kalau para anak didik itu ibarat penumpang angkot yang harus kita penuhi apa keinginannya?

Coba kita tilik dari sebagian pasal dalam UUD 1945...
"Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara"
Benar tidak pada kenyataannya?
Nol besar....yang ada adalah pemerintah melalui aturan-aturannya membuat lembaga khusus untuk menangkap para anak=anak terlantar.
Orang tua selalu dikambiingputihkan oleh pihak-pihak berwajib...
Bagaimana orang tua bisa menghidupi anak-anaknya jika mereka tidak punya pekerjaan dan penghidupan yang layak.........

Social Walfare di Negara Belanda misalnya...benar2 sampai ke masyarakat...dan disana para aparat dan para anggota dewan "kamers"-nya jarang ada yang perut buncit...

Bandingkan dengan yang ada di indonesia...
Mungkin kurang olah raga kali ya....karena sibuk ngurusin kantong yang selalu bolong...hahahahahah...

Pendidikan Gratis?


Hahahah...ibarat merindukan bulan...impossible...
jangankan gratis..sekolah-sekolah negeri saja masih sangat angkuh dengan status negerinya.....mahal sudah pasti.....memang ayah saya selalu berkata bahwwa pendidikan itu mahal....tapi bukan biayanya yang harus mahal...melainkan ilmu yang telah kita dapat itulah yang mahal....

Oke...
Kemarin ada kegiatan di Monas terkait kebebasan beragama....
Sudahkan dijamin oleh negara?
Tidakkah para ulama, pendeta dan yang lainnya cukup berperan dalam memprioritaskan Kasih, Sukacita, Iman dan Pengharapan bagi umatnya?

Koq masih suka untuk bertindak sendiri ya....dimana letak rasa kemanusiaan itu?

Anak-anak terlantar kian hari kian banyak...(habisnya sih cari pekerjaan susah..)
Ibarat kata...satu jam mengamen bisa dapat 50 rebu rupiah....kerja di kantor?...heheheheh habis diongkos.....

Apalagi nih habis lebaran...ntar tunggu aja penduduk Jakarta akan bertambah secara drastis...magnetnya kota Jakarta...

;;;;;(2 b continued...)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar