Minggu, 20 Mei 2012

Yang Berkuasa tapi Tidak Berkuasa (Power but Powerless)

"Yang Berkuasa tapi Tidak Berkuasa (Power but Powerless)" Pantas ujaran di atas disematkan kepadanya... yg powerless dalam kkekuasaan yg dimiliki... yg terhempas dan menyusut nyalinya ketika kawanan tidak berterima.. ketika mereka terlalu mawas diri... teman2,,,,begitu saja bisa menggoyahkan iman-mu? Bukankah semakin banyak godaan, semakin bertambah pula iman-mu... sebegitu dangkalnya kah kalian berpikir? apakah dunia selebar daun kelor? Kawan....dunia tak selebar daun kelor,,,kata anak ABA nih yeee... The world is not small... Power but Powerless, sebab awas...ada .....yang galak... mereka mencoba mempertahankan dan menjaga kesucian iman mereka... tak kulihat pun ada salah dalam tindakan mereka... mereka orang2 yang ingin menunjukkan identity bangsa ini... Saluut... Tapi kawan, sebentar saja kau dengar bicaraku, dan kau jawab tanya dihati ini... Bukankah freedom itu dijamin...entah undang2 dari negeri khayangan... bisakah engkau menikmatinya saja baik suka pun tidak suka.... kawan...bisakah kita saling menghormati ? kami hanya mencari sesuap nasi dari onggokan pundi2 mereka.... kami .... pun punya kehidupan... keyakinan.... maka dari itu... kami kumpulkan koin-koin hasil mengamen selama setahun... kami ingin melihat dan membuka wawasan bermusik kami... kami berterimakasih kepada pihak2 yang mampu mendatangkan idola kami... kami...andai Tuhan ijinkan..kami pun bisa jadi pengamen kelas dunia... bukankah...pundi2 yg kami punya sudah kami pertimbangkan baik2,,, kami rela menghabiskannya walau tiketnya sangat tidak mampu kami jangkau... kami anak jalanan,,,,yang masih ingusan pun sering mendapatkan tontonan gratis dari goyangan dangduters di kampung sebelah... kami,, bocah2 sering menutup mata.....kami sudah terbiasa...dengan goyangan yang....aduhai... tapi kami yakin... idola kami ini tidak seperti penyanyi yang mengumbar paha2 laksana benteng kerajaan... apa yang kami lihat....tidak lebih dari onggokan lemak...selulit... tidak terawat kawan.... lalu,,,untuk apa harus saling melarang kesukaan orang lain? kalau tidak suka...sudahlah kawan...nikmati saja keTIDAKsukaanmu itu... kami bingung...semuda itu kah imanmu hingga terusik? ataukah...tidak dapat bagian? terlalu banyak pertanyaan di sanubari ini... ada yang memiliki power... entah saking seringnya lampu padam...sehingga mereka pun powerless... sampai kapan,,,,menjadi penakut? mengapa kau kenakan seragam itu kalau tidak bisa berbuat adil kawan... bukankah kalau ada dua sisi, maka dus sisi itu pun harus dilindungi? bukankah kami gelandangan lusuh ini juga mencintai bangsa ini/////>>? untuk kita renungkan kawan... di negeri ku POWER BUT POWERLESS.... pecahkan saja gelas itu biar ramai sekalian..... salam damai dan persahabatan serta saling menghargai... Indonesia.....I N D O N E S I A

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar